Ketua Fraksi Hanura Sesalkan Aksi Mahasiswa IMM di Sula Berujung Kekerasan
Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Provinsi Maluku Utara, Yusran Pauwah, menyampaikan keprihatinan atas aksi demonstrasi kader Ikatan Mahasiswa Muhammadi...


Dokumentasi Kegiatan dan Gagasan Yusran Pauwah, DPRD Provinsi Maluku Utara.
Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Provinsi Maluku Utara, Yusran Pauwah, menyampaikan keprihatinan atas aksi demonstrasi kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Kabupaten Kepulauan Sula yang berujung insiden kekerasan pada Jumat, 24 April 2026.
Yusran menegaskan bahwa konstitusi menjamin kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum dalam sistem demokrasi. Namun, ia menilai aksi yang berakhir ricuh tidak mencerminkan nilai intelektual yang selama ini melekat pada gerakan mahasiswa.
“Mahasiswa berperan sebagai agen perubahan dan kontrol sosial. Kami menyayangkan jika penyampaian aspirasi justru diwarnai tindakan kekerasan yang merugikan banyak pihak,” ujar Yusran.
Ia kemudian meminta peserta aksi dan aparat keamanan mengedepankan pendekatan dialogis. Ia menilai tindakan represif maupun provokatif hanya akan memperkeruh situasi dan menjauhkan substansi tuntutan.
Selanjutnya, Yusran mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula segera membuka ruang komunikasi yang luas dengan mahasiswa. Ia menekankan bahwa dialog konstruktif dapat meredam ketegangan sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan.
“Pemerintah harus merespons aspirasi masyarakat, termasuk mahasiswa. Jangan biarkan situasi berkembang tanpa penanganan karena hal itu dapat memicu eskalasi di lapangan,” tegasnya.
Selain itu, Yusran meminta aparat penegak hukum menjaga profesionalitas dan proporsionalitas dalam menangani situasi. Ia juga mengingatkan aparat untuk mengedepankan pendekatan humanis saat mengamankan aksi unjuk rasa.
Di akhir pernyataannya, Yusran mengajak seluruh elemen masyarakat di Kepulauan Sula menjaga stabilitas daerah dan tidak mudah terprovokasi oleh dinamika yang berkembang.
“Keamanan dan ketertiban menjadi tanggung jawab bersama. Mari kita jaga Hai Do ya Fai (Negeri) ini agar tetap kondusif,” tutupnya.
Kolom Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!


